Kamis, 17 November 2011

Pentingkah Arti Kepuasan Kerja ?



Ada sebuah cerita yang penulis pernah baca dalam sebuah buku tentang manajemen yang bagi saya cerita ini cukup menarik untuk disimak.

Satu hal yang perlu direnungkan bagi setiap orang, apakah tiap kita sudah merasa puas dan mensyukuri apa yang sudah diterima dan dijalani saat ini ?

Alkisah, hiduplah seorang pemotong batu. Suatu hari dia berkhayal andaikan dia menjadi seorang raja pastilah hidupnya akan berbahagia. Seorang raja pasti lebih hebat daripada seorang pemotong batu. Seorang malaikat berbaik hati mengubah dia menjadi seorang raja. Alangkah senang hatinya. Suatu hari raja ini berjalan-jalan tapi panas matahari menyusahkan dia sehingga dia harus menggunakan payung. Dia berpikir matahari lebih hebat daripada seorang raja. Dia ingin menjadi matahari dan malaikat mengabulkan keinginannya. Dia sangat bangga saat dengan panasnya mampu menyinari seluruh bumi. Tapi yang terjadi kemudian, sinarnya tdk sanggup menerangi bumi karena adanya awan yang menghalangi dan awan itu memberikan hujan pada bumi. Dia ingin menjadi awan lebih hebat karena dapat menghalangi matahari menerangi bumi. Ketika dia menjadi awan, sangat senang kembali hatinya. Tapi kemudian awan ini melihat adanya sebuah batu yg tetap kokoh walaupun hujan deras menyirami. Ternyata batu lebih kuat daripada awan yg memberikan hujan. Dia ingin menjadi batu. Kembali keinginannya dikabulkan dan dia menjadi batu. Ketika batu ini sedang bergirang dengan keberadaannya sebagai sebuah batu, tiba-tiba datanglah seseorang yang dengan sebuah alat mengetok-ngetokkan alat itu ke batu ini dan dengan perkasanya akhirnya batu ini terpecah-pecah. Akhirnya batu ini kembali meminta agar dia kembali menjadi seorang pemotong batu.

Dari cerita ini, apakah yang dapat ambil pelajaran ?
- setiap orang pasti memiliki kelebihan dan keterbatasan
- setiap orang hidup pastilah saling membutuhkan, tidak bisa hidup sendiri dan tidak butuh siapa-siapa.
- bersyukurlah dengan apa yang kita miliki masing-masing dan perbuatlah sesuatu dengan apa yang ada pada kita masing-masing pastilah ada hasilnya

Ketika kita ada bekerja pada sebuah perusahaan, keberadaan kita di perusahaan pastilah memberikan nilai. Jadi dalam bekerja ketika kita berusaha sungguh-sungguh, kita bersyukur dan mendapatkan satu kepuasan kerja


SUMBER



tinggalkan komentar

Katakan Saja Yang Sebenarnya !



Haruskah Anda Mengakui Kesalahan Yang Telah Diperbuat Kepada Atasan Dan Bagaimana Sajakah Caranya?

Sejak kecil kita sering sekali menyalahkan orang lain atas segala masalah-masalah kita. Bahkan ketika tertanggap Basah melakukan yang salah pun relaksi pertama yang dilakukan jarang sekali kita langsung untuk mengakui kesalahan dan jarang langsung untuk memperbaikinya, sebaliknya sering kali berdalih, merasiolisasi atau berbohong dalam upaya untuk melarikan diri dari konsekuensi atas perbuatan-perbuatan salah yang telah diperbuat.

Dalam dunia kerja melakukan kesalahan adalah suatu hal yang lumrah. Semua orang yang bekerja dalam semua posisi mulai dari pimpinan hingga bawahan pernah melakukan kesalahan. Tetapi yang menjadi pertanyaan kita! Haruskah anda mengakui kesalahan yang telah diperbuat kepada atasan kita ?

Mengakui kesalahan yang kita telah perbuat diakui sebagai sesuatu yang memberatkan! Tidak mudah memang mengakui sebuah kesalahan karena akan dapat memberi nilai minus atas integritas kita di mata atasan/pimpinan kita, namun juga hal yang perlu kita sadari adalah menyembunyikan kesalahan kita adalah juga merupakan perbuatan-perbuatan yang sia-sia, seperti ada pepatah katakan bahwa bangkai yang ditutup-tutupi akan tercium juga, akibat dari kesalahan yang kita telah perbuat lambat-laun pasti akan muncul juga ke permukaan, pasti selalu ada ganjaran atas kesalahan yang telah kita perbuat.

Sekarang ini mungkin anda melakukan kesalahan! Anda tahu dan anda sadar akan resiko-resiko yang nantinya akan diterima dari kesalahan-kesalahan yang anda telah perbuat , anda begitu keras hati untuk mengakui kesalahan yang telah diperbuat, dan mungkin anda merasa sulit sekali untuk berkata “ ini kesalahan saya, “ atau sayalah yang bertanggung jawab. “ bagi anda merasa jauh lebih mudah melemparkan kesalahan kepada orang lain.
“iya memang melemparkan kesalahan kepada orang lain dirasakan jauh lebih mudah dari pada mengakui kesalahan diri, tetapi ingat apa yang ditabur itu juga yang akan dituainya, jika suatu saat semua orang akhirnya akan dapat melihat bahwa anda adalah seorang yang tidak memiliki intergritas, karena melemparkan kesalahan kepada orang lain dan tidak berani bertanggung jawab maka siapapun anda, anda akan di nilai sebagai seorang yang tidak dapat dipercaya dan dinilai kurang bertanggung jawab.

Ada manfaat dari kita mengakui kesalahan dan mengatakan kebenaran.

A. Dapat Memperoleh dan Mencari solusi

Begitu Anda menyadari akan kesalahan yang telah Anda buat segeralah untuk mengakui kesalahan tersebut guna memperoleh serta mencari solusi sebagai jalan keluar akibat dari kekacauan yang ditimbulkan Dengan demikian, Anda menunjukkan sikap bertanggungjawab dan tidak lepas tangan atas kesalahan yang dilakukan.
Jika kita semakin lama mendiamkan masalah dan tidak segera mengakui serta menyelesaikannya maka sikap mendiamkan persoalan akan memberi pengaruh negative sebab mendiamkan suatu masalah akan membuat situasi yang akan dihadapi dan ditanggung akan semakin memburuk. Atasan anda akan lebih menghargai jika Anda berani terbuka dan mengakui kesalahan dengan segera, sehingga bisa bersama-sama mencari solusi untuk memecahkan permasalah yang ditimbulkan.


B. Belajar dari kesalahan

Tidak sedikit orang yang ragu mengakui kesalahan karena tidak ingin dicap bodoh dan tidak kompeten. Namun yang menjadi pertanyaan bagi anda adalah mampu kah anda tenang dan tidur nyeyak sementara Anda telah melakukan kesalahan yang tidak diakui! Jawabanya tergantung pada diri Anda sendiri. Mengakui kesalahan tergantung dari tingkat toleransi masing-masing karakter individu, namun jika seorang berani mengakui kesalahannya hal tersebut sebagai sebuah pemurnian karakter, dan Anda akan dibawa pada tingkat dan pengertian integritas diri yang lebih baik lagi.

Sebab itu Mari belajar untuk mengakui kesalahan kita. Katakan saja yang sebenarnya! Sebab ini akan menolong anda untuk menemukan solusi dan akan membuat anda belajar dari pengalaman untuk memperbaiki kesalahan anda. Anda akan merasakan ketika masalah itu selesai anda akan menemukan sebuah pengertian ternyata begitu pentingnya untuk mengatakan suatu kebenaran.


SUMBER



tinggalkan komentar

Kamis, 10 November 2011

Tidur Siang Untuk Produktifitas Kerja



Tidur siang bisa meningkatkan produktifitas. Benarkah? Kedengarannya bertolak belakang dengan pemahaman dan praktek yang dilakukan selama ini. Bukankah selama ini kita di’doktrin’ dengan pemikiran untuk memanfaatkan setiap waktu yang ada, termasuk jam makan siang dan setelah jam kerja, untuk meningkatkan produktifitas dan kinerja kerja? Rasanya tidak terbayangkan jika harus tidur siang di sela-sela waktu istirahat. Alih-alih dianggap sebagai usaha untuk boosting productivity, bisa-bisa saya dianggap pemalas, mungkin itu yang ada di pikiran Anda.

Mengapa sebaiknya tidur siang?
Sebuah fakta yang diujarkan Dr. Sara C. Mednik dalam bukunya “Take a Nap! Change Your Life” justru menganjurkan untuk tidur siang. Menurut beliau, tidur siang membantu proses memori, kesiagaan dan belajar hal baru. Hal-hal penting yang dibutuhkan dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Terlebih lagi jika waktu tidur malam kurang dari waktu yang direkomendasikan yaitu 8 jam. NASA juga menyetujui hal yang sama. Penelitian mereka menunjukkan bahwa tidur siang selama 26 menit bisa meningkatkan performa sebanyak 34%.
Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa power nap selama 20 menit di siang hari memberikan tubuh kesempatan untuk berisitrahat lebih baik dibandingkan tidur dengan waktu yang sama di pagi hari. Naturally, tubuh mulai merasakan kelelahan setelah terjaga selama 8 jam, karena itulah tidur siang merupakan saat yang tepat untuk mengembalikan kesegaran tubuh.

Berapa lama sebaiknya Anda tidur siang?
Banyak pakar yang menyarankan untuk tidur selama 15 – 30 menit. Akan tetapi sebuah riset juga menyebutkan bahwa tidur siang selama 1 jam akan memberikan dampak perbaikan dan peningkatan fungsi kognitif lebih baik dari tidur siang hanya selama 30 menit. Namun tentunya hal ini harus disesuaikan dengan waktu yang Anda miliki. Jika waktu yang tersisa hanya 15 menit, manfaatkanlah untuk tidur. Cobalah untuk memejamkan mata dan rileks hingga Anda terlelap. Rileks membantu untuk mengurangi stress dan menyegarkan pikiran Anda. Hal ini tentunya akan memberikan Anda nergi lebih banyak untuk menyelesaikan pekerjaan sampai jam kerja berakhir.

Mungkinkah dilaksanakan dan bagaimana?
Beberapa perusahaan di Jepang menyediakan ruangan bagi karyawan yang ingin tidur siang. Bahkan di Cina, ada hukum yang menjamin waktu untuk istirahat sejenak setelah makan siang. Di kota-kota besar di Spanyol, banyak restoran yang menyediakan tempat bagi karyawan untuk tidur sejenak setelah makan siang. Sudah sejak lama tidur siang jadi kebiasaan masyarakat di kota-kota di Eropa. Mulai banyak manajemen perusahaan yang memperhatikan kebutuhan tidur siang karyawan karena lagi-lagi sebuah penelitian membuktikan kalau pekerja yang terlalu lelah bisa merugikan perusahaan hingga USA $150 milyar karena produktifitas yang berkurang.

Bagaimana di Indonesia?
Di Indonesia rasanya belum ada perusahaan yang menerapkan kebijakan untuk tidur siang. Alhasil, karyawan harus pandai-pandai memanfaatkan waktu istirahat yang ada untuk tidur siang. Karena waktu terbaik untuk tidur siang adalah sekitar jam 1 – 3 siang, cobalah untuk menyisihkan waktu setelah makan siang untuk memejamkan mata sejenak, walaupun waktu yang tersisa hanya 5 menit. Padamkan lampu ruangan atau carilah ruangan yang minim cahaya dan suara karena kedua faktor ini membantu untuk terlelap lebih cepat.

Jika Anda tidak memiliki waktu sama sekali untuk tidur siang atau merasa tidak nyaman melakukannya di tengah hingar bingar kantor, cobalah untuk melakukan meditasi. Hal ini memberikan kesempatan bagi tubuh untuk istirahat dan membantu memproduksi gelombang otak yang sama seperti saat kita tidur.
Kata kunci: tidur siang di kantor, tidur siang meningkatkan produktifitas, manfaatkan istirahat siang, take a nap, tidur siang membantu proses memori


SUMBER






tinggalkan komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites